You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penerimaan Retribusi Sampah di Kebon Jeruk Rp 113 Juta
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Penerimaan Retribusi Sampah di Kebon Jeruk Capai Rp 113 Juta

Perolehan retribusi sampah sejak Januari hingga pertengahan April 2017 di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat mencapai Rp 113.940.000. Ditargetkan hingga akhir tahun, perolehan retribusi sampah bisa mencapai Rp 307.109.375.

Kami optimis target penerimaan retribusi sampah bisa tercapai

"Dengan rincian Januari Rp 7.910.000, Februari Rp 8.530.000, Maret Rp 79.930.000 dan April baru Rp 17.570.000," kata Zukli Novadwiyanto, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Kebon Jeruk, Kamis (13/4).

Ia menambahkan, penerimaan retribusi sampah tersebut berasal dari 27 wajib retribusi di tujuh kelurahan di Kecamatan Kebon Jeruk. Besar iuran sendiri mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi.

Retribusi PKL Binaan di Jaksel Ditarget Rp 1,6 Miliar

"Retribusi sampah terbesar berasal dari UPT Pasar Kembang Rawa Belong," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya optimistis bisa mencapai target tersebut. Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap pelaku usaha. Diperkirakan jumlah pelaku usaha mencapai ratusan.

"Kami terus lakukan sosialisasi langsung ke pelaku usaha. Kami optimistis target penerimaan retribusi sampah bisa tercapai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1242 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1211 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye966 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye932 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye823 personDessy Suciati